Minggu, 22 April 2012

KRONOLOGIS PEMBUATAN WEBSITE HRD

Seiring berkembangnya Yadika maka kebutuhan akan SDM makin meningkat, Maka tercetus ide dari bagian personalia untuk mempunyai website khusus dalam perekrutan karyawan yang terinspirasi dari jobsdb.com karena selama ini personalia selalu memasang iklan di situs jobsdb dalam perekrutan karyawan.  
Adapun kronologis pembuatan website nya adalah
1. Diadakan tender untuk pembuatan website hrd yadika, Tender di umumkan melalui forum-forum di internet.
2. Diundang 5 (lima) vendor untuk mempresentasikan tentang website kepegawaian dan yang hadir/datang hanya 4 vendor 
3. Setelah presentasi ke empat vendor tersebut mengajukan penawaran harga dari empat  yang hadir hanya 3 (tiga) vendor yang memberikan penawaran harga (data terlampir)
PH
Penawaran Harga dari masing-masing  Vendor yang dirangkum dalam satu tabel

4. kemudian ditunjuklah salah satu vendor oleh manajemen dalam hal ini adalah Smart Seven yang dipercaya untuk membuat website HRD dengan penawaran harga Rp.6000.000 (data terlampir)
Surat Penawaran yang di setujui oleh Manajemen

Surat Penawaran Harga dari Smart Seven 

Surat Penawaran Harga dari Smart Seven (sambungan 1)

5. pengerjaaan website dikerjakan sesuai kontrak (Data terlampir).


Permasalahan :


Setelah Website selesai dikerjakan sampai saat ini website tersebut belum efektif karena :
  1. Tidak ada informasi yang di update pada website tersebut
  2. Tidak ada satupun pelamar yang mencoba mengajukan lamarannya dengan website tersebut 
Solusi :
  1. Ditunjuk seorang web administrator yang bertugas  mengelola website tersebut
  2. Mempromosikan website tersebut agar dikenal oleh banyak pihak atau masyrakat luas
Tujuan Pembuatan Website HRD
  1. Merekrut karyawan yang dibutuhkan yang sesuai dengan kriteria.
  2. memenuhi kebutuhan SDM unit. unit-unit cukup mengisi form permintaan karyawan pada website tersebut yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh bagian SDM.
Issu yang berkembang saat ini :
  1. Pembuatan Website ini adalah proyek dari divisi IT dengan anggaran puluhan juta bahkan ada yang mengatakan ratusan juga
  2. Website ini tidak berguna / sangat tidak maksimal karena divisi IT tidak bisa mengelolanya
  3. Website ini dianggap terlalu rumit untuk digunakan
Jawaban Div IT:
  1. Sesuai data diatas ide pembuatan website ini adalah ide dari bidang HRD/Personalia yang terinspirasi dari www.jobsdb.com, sehingga tercetus ide untuk membuat website yang sama seperti itu. dalam hal ini divisi it hanya sebagai mediator antara pihak HRD / Personalia dengan Vendor dalam hal ini Smart Seven yang ditunjuk oleh manajemen. adapun biaya yang di keluarkan dalam pembangunan website HRD ini pihak Div IT sama sekali tidak terlibat karena vendor ditunjuk oleh manajemen berdasarkan hasil tender yang sebelumnya dilakukan. pembuatan website HRD sesuai kontrak hanya Rp.6000.000 (data terlampir diatas) bukan puluhan juta ataupun ratusan juta.
  2. Penggunaan Website tidak maksimal itu benar karena tidak ada yang mengelola, pada pembicaraan awal dengan div it website akan di kelola oleh web admin dari personalia bukan dari div it.  kami dari pihak it sudah berkali-kali mengingatkan kepada bidang SDM / Personalia agar web tersebut harus selalu di update dan sampai saat ini web tersebut belum terupdate dengan alasan website terlalu rumit. dalam hal ini kami dari div it tidak berhak untuk mengisi content-content yang ada dari website tersebut kecuali ada permintaan tertulis dari bidng SDM / Personalia.
  3. Design pembuatan website  dilakukan pada awal pembuatan oleh vendor langsung ke bidang HRD / Personalia, pada saat pembuatan website selesai dan berjalan beberapa saat baru ada pernyataan bahwa website tersebut dianggap rumit dan diminta ada perubahan yang sangat signifikan antara lain adalah tidak perlu adanya regristrasi pendaftaan untuk calon karyawan karena dianggap terlalu rumit. tentunya pihak vendor keberatan untk membuat ulang karena hal tersebut sudah di sepakati dari awal antara pihak vendor dan HRD / Personalia. kami dari pihak div it berusaha negosiasi ulang kepada vendor agar membuat ulang seusuai dengan permintaan HRD tetapi vendor menolak karena permintaan baru dari HRD adalah merombak total keseluruhan website. 
inilah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai issue yang berkembang saat ini, kami harap semua dapat ditanggapi sangat bijak. karena tidak ada niat sedikitpun dari kami untuk memanipulasi pekerjaan. 
terimakasih

KRONOLOGIS PEMBUATAN WEBSITE BIDKES

Pada awalnya website Bidang kesehatan dalam hal ini masing-masing rumah sakit di kerjakan oleh divisi it. tapi karena pandangan dari bidang marketing website yang di buat oleh divisi it kurang menarik dari segi disign dan kami dari div it belum mempunyai orang yang specialis di design maka diputuskan untuk pembuatan web dikerjakan oleh vendor.
maka diadakan tender untuk pengerjaan website bidang kesehatan dengan kronologis sebagai berikut :
1. Diadakan tender untuk pembuatan website Bidang Kesehatan, Tender di umumkan melalui forum-forum di internet.
2. Diundang 5 (lima) vendor untuk mempresentasikan tentang website Bidang Kesehatan dan yang hadir/datang hanya 4 (empat) vendor 
3. Setelah presentasi keempat vendor tersebut mengajukan penawaran harga dari empat  yang hadir hanya 3 (tiga) vendor yang memberikan penawaran harga. dari ke 3 (tiga) vendor tersebut  yang ditunjuk oleh manajemen adalah vendor dari Smart Seven adalah yang juga diminta mengerjakan website HRD dengan penawarannya terlampir sbb :
Penawaran
1.Surat Penawaran Dari Vendor Smart Seven (dipercaya oleh manajemen untuk membuat website  rumah sakit)


2.Surat Penawaran Dari Vendor Smart Seven (dipercaya oleh manajemen untuk membuat website  rumah sakit) Lanjutan..1

Pembuatan website dikerjakan sesuai kontrak denga nominal Rp.4000.000 untuk satu rumah sakit. dalam penunjukan dan negosiasi harga terhadap vendor yang di pilih ini sepenuhnya di putuskan oleh manajemen. peranan kami disini adalah monitoring selama pembuatan website tersebut apakah web tersebut sesuai dengan keinginan yang diminta oleh bidang kesehatan.

secara teknis jika ada kerusakan atau web tidak tampil kami akan memaintenence web tersebut tetapi untuk konten atau isi dari web tersebut kami tidak telibat karena itu semua diserahkan oleh tim marketing untuk  meng update content2 tersebut. 

AKSES INTERNET DI YAK PUSAT

Banyak rekan-rekan dari bagian lain yang mengeluhkan akses internet di YAK Pusat tapi pada bagian-bagian tertentu akses internetnya sangat cepat. dan mereka semua mengira itu adalah kerjanya dari divisi it yang mengatur trafic internet.
untuk rekan-rekan YAK pusat mohon maaf sebelumnya trafic internet memang betul 100% di atur oleh oleh div it dengan tujuan baik agar tidak terjadi kemacetan dimana-mana jalur internetnya. 
baiklah sedikit ilustrasi ini mungkin akan  sedikit menjelaskan mengapa harus diatur traficnya  :
  • Bandwidth seperti trafic lampu merah lalu lintas jalan yang harus di atur agar kendaraan dapat berjalan lancar, bila trafic lampu merah tidak berjalan normal maka akan terjadi kemacetan yang parah, begitu pula dengan bandwidth internet yang harus kita atur agar semua dapat berjalan dengan lancar.


    Jadi tujuan kami adalah baik agar tidak terjadi masalah trafic internet  maka setiap user kami batasi kuotanya agar internet berjalan lancar walaupun banyak yang pakai secara bersamaan. adapun pada bagian tertentu aksesnya cepat hal itu disesuaikan dengan kebutuhan untuk level manajemen tentunya kami berikan kuota yang sangat besar mengingat kebutuhan  internetnya juga besar.Untuk level staff kita berikan kuota yang standard namun tetap bisa untuk browsing dan email.

    Untuk pengaturan bandwidth kami memberikan berdasarkan IP di tiap komputer user, namun ada kalanya user suka merubah IP sendiri tanpa pemberitahuan ke Div IT sehingga kami tidak dapat mengatur bandwidth tersebut, seharusnya setiap perubahan IP harus di sampaikan kepada Div IT agar bandwidth dapat kita atur sesuai dengan kebutuhan.


    Mohon rekan-rekan semua memahami ini semua, terimakasih sebelumnya.

SISWA MAGANG / PKL DARI SEKOLAH YAND DIANGGAP TIDAK BERMANFAAT

Sudah Hampir 3 (Tiga) tahun ini kami  menerima anak sekolah (SMK) untuk Magang / PKL di divisi Teknologi Informasi. dengan tujuan memberikan pengalaman, wawasan, ilmu bidang terkait yang berhubungan dengan dunia informasi teknologi.
Rata-rata mereka magang atau pkl sekitar 1(satu) sampai 2 (bulan) setelah itu kembali kesekolahnya. setelah kembali kesekolahnya tentunya harapan kami dari divisi it mereka sudah mempunyai pengalaman untuk bisa diuji kompetensinya
tapi sayang niat baik kami tidak selamanya di respon baik karena issue yang berkembang saat ini anak-anak yang Magang / PKL di divisi it kerjanya hanya mondar-mandir kekantin, bermain internet dan hal-hal lain yang tidak bermanfaat.
perlu kami jelaskan disini apa saja yang dilakukan oleh anak-anak Magang / PKL dan Prosedure penerimaan anak-anak Magang / PKL adalah :

  1. Ada surat permintaan dari sekolah bahwa anak-anak  didiknya akan magang di divisi it 
  2. Kami membalas surat tersebut apakah permintaanya diterima atau tidak karena keterbatasan ruangan kami tidak selalu menerima seluruhnya contoh : kadang sekolah mengirim sekitar 10 (sepuluh) orang Untuk magang tapi kami hanya menerima 5(lima) orang saja karena keterbatasan ruangan kami
  3. Setelah itu Siswa-siswa yang magang datang untuk Magang / PKL sesuai aturan yang berlaku di instansi kami
  4. Pada awalnya mereka semua kami latih sesuai jurusannya masing-masing Networking,  Maintenence, Trouble Shooting dan lain-lain.
  5. Setelah mereka kami anggap mampu atau menguasi maka mereka kami ajak ke unit-unit kerja kami baik itu rumah sakit, sekolah atau unit usaha lain
  6. Perkembangan mereka kami pantau untuk mengetahui kemampuannya bertambah atau tidak dengan cara memberikan tes-tes tertulis ataupun praktek. 
  7. Pada akhir masa Magang/PKL  mereka juga kami test yang kemudian kami memberikan penilaian dalam bentuk sertifikat.
kami berprinsip bagaimana mengelola batu menjadi emas artinya walapun awalnya mempunyai pengetahuan yang minim tapi setelah mereka  magang di divisi it diharapkan kemampuannya bertambah dan bisa dikembangkan.
tentunya ini semua bisa berhasil dengan adanya kerjasama semua pihak.. artinya jika memang ada dari mereka yang bermain di kantin tolong laporkan ke kami tentunya kami akan menegurnya. mereka semua dalam pengawasan dan bimbingan kami. selama jam kerja mereka tidak kami ijinkan keluar baik itu ke kantin tapi jika ada dari rekan-rekan kerja sekalian yang menemukan mereka tolong di laporkan tentunya kami akan memperosesnya.
kerjasama rekan-rekan sekalin sangat kami harapkan. Terimakasih

Siswa PKL dari Yadika Ciledug (almamater biru) dengan tim divisi IT
PKL
Siswa SMK yang sedang magang sedang diberikan pelatihan oleh salah seorang staff IT

Staff IT sedang memperbaiki Laptop

PKL
Siswa Magang sedang mencoba memperbaiki Printer dibawah bimbingan staff  IT


ISSUE DIV IT TIDAK FOKUS DENGAN PEKERJAAN DAN BER - INTERNET RIA

Saat ini berkembang issue baru dan sangat santer sekali terdengar bahwa divisi Tekinologi Informasi tidak pernah fokus dengan pekerjaan dan bila dikantor asyik bermain internet atau bermain games. entah dari mana asal mula issue ini berkembang tapi issue ini semakin hari semakin terdengar.
sebelumnya kami dari divisi it ingin menjelaskan tim yang ada di it :
kami dari divisi Teknologi Informasi terdiri dari sembilan orang sebagai berikut :
  • Kepala Divisi Teknologi Informasi : 
    • Indra Christina, Skom
  • Administrasi : 
    • Sri Purwanti, SKom
  • IT Hardware dan Networking : 
    • Deni Hermayadi, Skom
    • Imam Pramono, SKom 
    • Erikson Sinaga, AMD
    • Nefrizal, AMD
    • Naldi Supendar, ST
  • IT Software : 
    • Dody Hidayat, Skom
    • Novi Ariyanto, SKom
TDI
Tim divisi IT dari kini kekanan : Novi ariyanto, Dody Hidayat,Indra Christina, Deni Hermayadi, Nefrizal, Naldi Supendar, Erikson Sinaga, Imam Pramono, Sri Purwanti


kami menangani seluruh unit kerja YAK yang berhubungan dengan teknologi informasi yaitu bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang usaha lain yang terletak di berbagai macam lokasi. setiap hari kami ke unit- unit untuk maintenence ataupun pengecekan rutin baik itu jaringan, internet, PC dll.
Tentunya sekembalinya dari unit-unit kerja kadang kali kami sejenak re-freshing dengan bermain games ataupun bermain internet tapi tentunya kami tetap mengutamakan pekerjaan kami. kami tetap fokus pada pekerjaan tentunya. bagi rekan-rekan yang mungkin melihat kami diruangan bermain game atau berinternet itu hanya salah satu cara untuk menghilangkan kelelahan sejenak setelah kami kembali dari unit. dan itupun tidak setiap hari karena kadang kami seharian di unit tidak kembali ke kantor pusat dikarenakan pekerjaan yang harus kami selesaikan di unit hari itu juga yang memakan waktu seharian. bukti kami kerja di unit pun sangat jelas karena kami mempunyai buku expedisi yang mana buku tersebut harus di stempel dan paraf oleh pejabat unit yang bersangkutan dan mengisi jenis pekerjaan yang dilakukan oleh it yang kemudian setiap akhir bulan buku tersebut di periksa oleh kepala it dan dilaporkan kebagian logistik untuk diperiksa kebenarannya.
kami mempunyai program kerja yang sangat jelas dan bisa dipertanggung jawabkan program kerja tahunan kami. tentunya dalam menjalankan program kerja kami ada beberapa hambatan tapi dengan kerjasama semua divisi dengan tidak saling menjelekan satu sama lain kami yakin semua hambatan itu dapat kami atasi. terimakasih 

Adapun user yang main game atau buka facebook sebenarnya hampir semua user di unit YAK Pusat, namun kami tidak mempermasalahkan mereka seperti itu, kami hanya ingin bekerja dengan baik. Kami tidak ingin saling menjelek-jelekkan satu sama lain, yang kami harapkan saling kerja samanya untuk membangun YAK lebih maju.





Jumat, 20 April 2012

KRONOLOGIS PEMBUATAN WEBSITE HRD


Seiring berkembangnya Yadika maka kebutuhan akan SDM makin meningkat, Maka tercetus ide dari bagian personalia untuk mempunyai website khusus dalam perekrutan karyawan yang terinspirasi dari jobsdb.com karena selama ini personalia selalu memasang iklan di situs jobsdb dalam perekrutan karyawan.  
Adapun kronologis pembuatan website nya adalah
1. Diadakan tender untuk pembuatan website hrd yadika, Tender di umumkan melalui forum-forum di internet.
2. Diundang 5 (lima) vendor untuk mempresentasikan tentang website kepegawaian dan yang hadir/datang hanya 4 vendor 
3. Setelah presentasi ke empat vendor tersebut mengajukan penawaran harga dari empat  yang hadir hanya 3 (tiga) vendor yang memberikan penawaran harga (data terlampir)
PH
Penawaran Harga dari masing-masing  Vendor yang dirangkum dalam satu tabel

4. kemudian ditunjuklah salah satu vendor oleh manajemen dalam hal ini adalah Smart Seven yang dipercaya untuk membuat website HRD dengan penawaran harga Rp.6000.000 (data terlampir)
Surat Penawaran yang di setujui oleh Manajemen

Surat Penawaran Harga dari Smart Seven 

Surat Penawaran Harga dari Smart Seven (sambungan 1)

5. pengerjaaan website dikerjakan sesuai kontrak (Data terlampir).


Permasalahan :


Setelah Website selesai dikerjakan sampai saat ini website tersebut belum efektif karena :
  1. Tidak ada informasi yang di update pada website tersebut
  2. Tidak ada satupun pelamar yang mencoba mengajukan lamarannya dengan website tersebut 
Solusi :
  1. Ditunjuk seorang web administrator yang bertugas  mengelola website tersebut
  2. Mempromosikan website tersebut agar dikenal oleh banyak pihak atau masyrakat luas
Tujuan Pembuatan Website HRD
  1. Merekrut karyawan yang dibutuhkan yang sesuai dengan kriteria.
  2. memenuhi kebutuhan SDM unit. unit-unit cukup mengisi form permintaan karyawan pada website tersebut yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh bagian SDM.
Issu yang berkembang saat ini :
  1. Pembuatan Website ini adalah proyek dari divisi IT dengan anggaran puluhan juta bahkan ada yang mengatakan ratusan juga
  2. Website ini tidak berguna / sangat tidak maksimal karena divisi IT tidak bisa mengelolanya
  3. Website ini dianggap terlalu rumit untuk digunakan
Jawaban Div IT:
  1. Sesuai data diatas ide pembuatan website ini adalah ide dari bidang HRD/Personalia yang terinspirasi dari www.jobsdb.com, sehingga tercetus ide untuk membuat website yang sama seperti itu. dalam hal ini divisi it hanya sebagai mediator antara pihak HRD / Personalia dengan Vendor dalam hal ini Smart Seven yang ditunjuk oleh manajemen. adapun biaya yang di keluarkan dalam pembangunan website HRD ini pihak Div IT sama sekali tidak terlibat karena vendor ditunjuk oleh manajemen berdasarkan hasil tender yang sebelumnya dilakukan. pembuatan website HRD sesuai kontrak hanya Rp.6000.000 (data terlampir diatas) bukan puluhan juta ataupun ratusan juta.
  2. Penggunaan Website tidak maksimal itu benar karena tidak ada yang mengelola, pada pembicaraan awal dengan div it website akan di kelola oleh web admin dari personalia bukan dari div it.  kami dari pihak it sudah berkali-kali mengingatkan kepada bidang SDM / Personalia agar web tersebut harus selalu di update dan sampai saat ini web tersebut belum terupdate dengan alasan website terlalu rumit. dalam hal ini kami dari div it tidak berhak untuk mengisi content-content yang ada dari website tersebut kecuali ada permintaan tertulis dari bidng SDM / Personalia.
  3. Design pembuatan website  dilakukan pada awal pembuatan oleh vendor langsung ke bidang HRD / Personalia, pada saat pembuatan website selesai dan berjalan beberapa saat baru ada pernyataan bahwa website tersebut dianggap rumit dan diminta ada perubahan yang sangat signifikan antara lain adalah tidak perlu adanya regristrasi pendaftaan untuk calon karyawan karena dianggap terlalu rumit. tentunya pihak vendor keberatan untk membuat ulang karena hal tersebut sudah di sepakati dari awal antara pihak vendor dan HRD / Personalia. kami dari pihak div it berusaha negosiasi ulang kepada vendor agar membuat ulang seusuai dengan permintaan HRD tetapi vendor menolak karena permintaan baru dari HRD adalah merombak total keseluruhan website. 
inilah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai issue yang berkembang saat ini, kami harap semua dapat ditanggapi sangat bijak. karena tidak ada niat sedikitpun dari kami untuk memanipulasi pekerjaan. 
terimakasih